24 March

“I speak with him face to face, Even plainly, and not in dark sayings: And he sees the form of the LORD. Why then were you not afraid To speak against My servant Moses?” So the anger of the LORD was aroused against them, and He departed. And when the cloud departed from above the tabernacle, suddenly Miriam became leprous, as white as snow. Then Aaron turned toward Miriam, and there she was, a leper. So Aaron said to Moses, “Oh, my lord! Please do not lay this sin on us, in which we have done foolishly and in which we have sinned.” NUMBERS 12:8-11

Slandering divinely appointed leadership transgresses His fear and incurs His wrath

Besides respecting the messages that His servants bring, one must also honour God’s servants by choosing not to speak ill of them. When one speaks ill of these servants, he is guilty of treating God’s glory with contempt and insults God Himself. It is little wonder that God judged Aaron and for being too familiar with Moses and for not fearing the glory of God that rested upon on him. Likewise, those who truly fear God must also respect His vessels, in honour of His divine sovereignty.

中文

「『我要與他面對面說話,乃是明說,不用謎語,並且他必見我的形象。你們毀謗我的僕人摩西,為何不懼怕呢?』耶和華就向他們二人發怒而去。雲彩從會幕上挪開了。不料,米利暗長了大痲瘋,有雪那樣白。亞倫一看米利暗長了大痲瘋,就對摩西說:『我主啊!求你不要因我們愚昧犯罪,便將這罪加在我們身上。』」
—(民數記十二章8-11節)

毀謗神所揀選的領袖
乃惹動祂忿怒的不敬之舉

除了看重神僕人傳講的信息,我們亦當尊重神的僕人,選擇不去說他們的壞話。當一個人說神僕人的壞話,那人就犯了輕視神榮耀與侮辱神的罪。難怪神會審判亞倫,因他對摩西太過隨便,以致不尊重停留在摩西身上的神聖榮耀。同樣地,真心敬畏神的人也須敬重祂的器冊,以對祂的主權表示尊重。

Bahasa Indonesia

“Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa Tuhan. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?” Sebab itu bangkitlah murka Tuhan terhadap mereka, lalu pergilah Ia. Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya bahwa dia kena kusta! Lalu kata Harun kepada Musa: “Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami.” ULANGAN 12:8-11

Memfitnah kepemimpinan yang telah ditetapkan secara ilahi melanggar rasa takut akan Tuhan dan membangkitkan murka-Nya

Selain menghormati pesan yang dibawa oleh hamba-hambaNya, seseorang pun harus selalu menghormati hamba Tuhan dengan tidak memperkatakan hal yang buruk mengenai mereka. Pada saat seseorang memperkatakan hal yang buruk mengenai seorang hamba Tuhan, maka ia bersalah karena memperlakukan kemuliaan Tuhan tanpa hormat bahkan menghina Tuhan sendiri. Tidak heran Tuhan menghakimi Harun, oleh karena ia menganggap remeh Musa dan tidak takut akan kemuliaan Tuhan yang bersemayam atas Musa. Demikian pula, orang-orang yang sungguh takut akan Tuhan haruslah menghormati bejana yang Tuhan pakai, sebagai bentuk penghormatan atas kedaulatan Ilahi-Nya.