24 July

“And the people spoke against God and against Moses: “Why have you brought us up out of Egypt to die in the wilderness? For there is no food and no water, and our soul loathes this worthless bread.” So the LORD sent fiery serpents among the people, and they bit the people; and many of the people of Israel died.” NUMBERS 21:5-6

Corporate murmuring is an offence that repels the glory of God

Murmuring and complaining caused the Israelites to wander in the wilderness for 40 years before an entire generation eventually died in the desert. The barren desert became the graveyard for those complainers. Murmurers are the vanquished who will amount to nothing in life. Grateful hearts on the other hand, will receive many blessings in life.

中文

「就怨讟神和摩西,說:『你們為什麼把我們從埃及領出來,使我們死在曠野呢?這裏沒有糧、沒有水,我們的心厭惡這淡薄的食物。』」
-(民數記二十一章5-6節)

集體的抱怨
是對神榮耀的一大冒犯

以色列人因怨天尤人而在曠野飄流了四十年,直到怨聲載道的那一代全都死在曠野;荒涼的曠野成了埋怨之人的墳地。愛抱怨的人,終將成為一無所有的人生輸家。相反地,一顆感恩的心,將在一生中領受許多的祝福。

Bahasa Indonesia

Lalu mereka berkata-berkata melawan Allah dan Musa: “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan makanan hambar ini kami telah muak.” Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati. BILANGAN 21:5-6

Sekumpulan orang yang bersungut-sungut adalah sebuah pelanggaran yang dapat mengusir kemuliaan Tuhan

Sungut-sungut dan keluhan orang Israel mengakibatkan mereka harus mengembara di padang belantara selama 40 tahun, sampai satu generasi tersebut mati di padang gurun. Gurun yang tandus menjadi kuburan bagi orang yang terus-menerus mengeluh. Orang yang suka bersungut-sungut adalah pihak yang selalu kalah yang tidak akan mendapat apapun di dalam kehidupan. Tapi sebaliknya, hati yang penuh syukur akan menerima banyak berkat di dalam hidup.