15 May

“Do not be overly wicked, Nor be foolish: Why should you die before your time? It is good that you grasp this, And also not remove your hand from the other; For he who fears God will escape them all.” ECCLESIASTES 7:17-18

The fear of the Lord is a bulwark against the adversity of vanity in life

The fear of the Lord does not only guard you from wickedness and foolishness. It is also the sure way to sidestep the perils which have been set to trap the self-righteous and those who are wise in their own eyes. The fear of the Lord will cause men to walk the narrow path and steer clear of the ditches of extreme measures, willfulness, and insistence on doing things their own way.

中文

「不要行惡過分,也不要為人愚昧,何必不到期而死呢?你持守這個為美,那個也不要鬆手,因為敬畏神的人,必從這兩樣出來。」
—(傳道書七章17-18節)

對主的敬畏猶如一道防波堤
保護你不受虛榮的洪流侵襲

對主的敬畏之心不僅保守你不行惡、不愚昧,也保守你不致跌入一切為「自以為義和自作聰明的人」所設的陷阱。對主的敬畏之心將使人走在窄路上,避免失足栽進極端偏激、任意妄為、固執己見、一意孤行的鴻溝。

Bahasa Indonesia

Janganlah terlalu fasik, janganlah bodoh! Mengapa engkau mau mati sebelum waktumu? Adalah baik kalau engkau memegang yang satu, dan juga tidak melepaskan yang lain, karena orang yang takut akan Allah luput dari kedua-duanya. PENGKHOTBAH 7:17-18

Takut akan Tuhan adalah benteng terhadap segala akibat kesombongan yang sia-sia di dalam hidup

Takut akan Tuhan bukan hanya akan menjaga saudara dari segala macam kefasikan dan kebodohan. Hal tersebut juga merupakan cara yang pasti untuk menyingkirkan segala bahaya yang telah dirancang untuk menjebak orang-orang yang menganggap diri sendiri yang benar dan yang memandang diri mereka yang paling bijak. Takut akan Tuhan menyebabkan seseorang berjalan di jalan yang sempit dan membersihkan segala lubang-lubang yang dipenuhi dengan penilaian berlebihan tentang diri sendiri, keinginan untuk melakukan segalanya dengan kekuatan serta caranya sendiri.