10 September

“What then? Shall we sin because we are not under law but under grace? Certainly not!”
ROMANS 6:15

Who is your lord and master today: Law or grace?

The greatest freedom in Moses’ days was the liberation from the tranny of Egypt. The greatest freedom of our days is the liberation from the law. We are now free from the bondage of a religious spirit. The understanding of the fear of God in the New Testatament springs from the knowledge of agape. Grace has replaced legalism. We are no longer servants to religious fear. We are free from becoming a legalistic Pharisees.

中文

「這卻怎麼樣呢?我們在恩典之下,不在律法之下,就可以犯罪嗎?斷乎不可」
-(羅馬書六章15節)

今日誰是你的主?
是律法還是恩典?

在摩西時代,以色列百姓所獲最大的自由,就是從埃及的暴政中被解放出來。現今,我們所獲得最大的自由,就是脫離宗教的靈與律法的轄制。新約時代對敬畏神的理解源自於認識神的愛(agape)。恩典取代了律法。我們不再活在宗教式的恐懼中,也不再是律法主義的法利賽人。

Bahasa Indonesia

Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak! ROMA 6:15

Siapakah Tuhan dan Tuan Anda hari ini: Hukum Taurat atau Kasih Karunia

Kemerdekaan terbesar di masa ketika Musa hidup adalah waktu mereka dibebaskan dari penindasan Mesir. Kemerdekaan terbesar di masa kita hidup saat ini adalah ketika kita dibebaskan dari Hukum Taurat. Sekarang kita telah bebas dari ikatan roh agamawi. Pemahaman takut akan Tuhan dalam Perjanjian Baru memancar dari pengenalan akan kasih Agape. Kasih karunia telah menggantikan kedudukan legalisme Hukum Taurat. Kita bukan lagi hamba dari ketakutan agamawi. Kita telah dimerdekakan dari kewajiban legalistik orang Farisi.