07 June

“Do you not know that to whom you present yourselves slaves to obey, you are that one’s slaves whom you obey, whether of sin leading to death, or of obedience leading to righteousness? But God be thanked that though you were slaves of sin, yet you obeyed from the heart that form of doctrine to which you were delivered.” ROMANS 6:16-17

The tree of faithful obedience grow out of the root of the fear of the Lord

Obedience is the barometer of true spirituality. The inner inclinations of our heart indicate where our heart is headed with the ear forming the pathway into our heart. Therefore heeding the promptings of a renewed heart is the way of obedience (Roman 7:6, Amp). Be sure to keep off streets of discontentment : the mouth and the mind obey poorly when the heart grumbles.

中文

「豈不曉得你們獻上自己作奴僕,順從誰,就作誰的的奴僕嗎?或作罪的奴僕,以至於死;或作順命的奴僕,以至成義。感謝神!因為你們從前雖然作罪的奴僕,現今卻從心裡順服了所傳給你們道理的模範。」
—(羅馬書六章16-17節)

敬畏主的根基
長出信實順服的好樹

順服與否乃是屬靈生命的確切指標。我們裡面的傾向告訴自己的心該往哪條道路去。因此,按著已更新心靈的感動行事,就是踏上順服的道路(參考[擴大版Amp聖經]羅馬書七章6節)。小心別誤入不滿的岐途:當心裡有所抱怨時,口舌和意念皆結不出順服的果子。

Bahasa Indonesia

Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.” ROMA 6:16-17

Pohon ketaatan yang setia bertumbuh dari takut akan Tuhan sebagai akarnya

Ketaatan adalah barometer dari kerohanian sejati. Niat di dalam hati mengindikasikan tujuan hati, dengan telinga yang membentuk jalurnya ke dalam hati kita. Oleh sebab itu memperhatikan dorongan dari hati yang diperbaharui adalah jalan ketaatan (Rom 7:6, Amp). Pastikan diri Anda menjauh dari jalan ketidakpuasan: mulut dan pikiran akan sulit menurut ketika hati penuh dengan sungut-sungut.