07 April

“Moreover the law entered that the offense might abound But where sin abounded, grace abounded much more,” ROMANS 5:20

Great grace unveils the beauty of His fear

The law is the schoolmaster (Gal 3:24). The law serves to remind us of the graveness of our sin. It promotes fear driven by religion and sin. However we have been delivered from the penalty of sin by the power of His blood. We are now justified by His grace apart from His law (Gal 5:4) By His death, an abundance of grace is now available (Rom 5:17). Grace in turn promotes true reverential fear (Heb 12:24, 28).

中文

「律法本是外添的,叫過犯顯多;只是罪在哪顯多,恩典就更顯多了。」
-(羅馬書五章20節)

主的異恩顯出人們對祂的敬畏之美

律法是我們的師傅(參考加拉太書三章24節),一再提醒我們罪的嚴重性,促使我們在宗教上因知罪而敬畏神。然而,耶穌寶血的大能已拯救我們脫離罪的刑罰。而今,我們乃是靠祂的恩典稱義,不再是靠祂的律法稱義(參考加拉太書五章4節)。藉著祂的死,豐豐富富的恩惠臨到我們(參考羅馬書五章17節),而主的恩惠則促成我們對祂發自真心的敬畏(參考希伯來書十二章24節、28節)。

Bahasa Indonesia

Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, ROMA 5:20

Kasih karunia yang besar menyingkapkan keindahan takut akan Tuhan

Hukum Taurat adalah sang guru (Gal 3:24). Hukum Taurat mengingatkan kita akan buruknya dosa-dosa kita. Hukum Taurat mengakibatkan ketakutan yang didorong oleh keagamawian dan dosa. Namun demikian kita telah dilepaskan dari hukuman atas dosa oleh kuasa darah-Nya. Sekarang kita dibenarkan oleh kasih karunia-Nya dan bukan lagi Hukum Taurat (Gal 5:4). Oleh kematian-Nya, kasih karunia yang melimpah kini tersedia (Rom 5:17). Kasih karunialah yang mengakibatkan rasa takut sejati yang penuh hormat (Ibr 12: 24, 28).